Your browser (Internet Explorer 6) is out of date. It has known security flaws and may not display all features of this and other websites. Learn how to update your browser.
X
Articles

Car Audio Fever

Seems like it’s been forever. Sudah lama saya tidak menulis blog pribadi. Banyak hal telah berubah since the last I’ve posted my blog.

Sekarang, gua udah ga sendiri lagi (cieelah). Adalah seorang wanita, berusia 21 tahun, yang sedang mendalami perkuliahan disalah satu universitas ternama di Tangerang (katanya). Namanya berinisial S. Untuk melihat cerita kehidupannya bisa langsung kunjungi blognya.

Nah, back to topic, dalam beberapa bulan terakhir, gua sedang mendalami hobby baru (yang dulu sebenarnya sudah lama dilakukan bokap gua).

Awal mulanya karena speaker midbass kiri gua bermasalah, alias tidak bunyi. Usut-punya-usut ternyata midbass gua tersebut kena short body alias konslet. Jadinya gua harus merombak semua sistem audio mobil yang ada di mobil gua (ya iya lah, masa ya iya donk?)

Pengenalan Audio Mobil

Apaan sich audio mobil itu? Makanan apaan tuchh?

Jadi audio mobil adalah sistem audio yang dibutuhkan didalam mobil kita guna menciptakan suara yang enak didengar. Apakah ada batasan enaknya? Tidak ada. Jurinya balik lagi kembali ke kuping user yang menggunakan.

Bedanya apa dengan home audio?

Home audio lebih mudah settingnya karena centernya sudah ditengah, sedangkan kalau car audio, user mendengar diposisi kanan (driver). Jadi lebih susah untuk mengatur titik center dan mencari kestabilan suara agar menitik ditengah.

Jadi sistem di car audio ada 3 macam : Two Way, Two Way Full Range, Three Way

Masing-masing ada plus minus kelemahan dan kekurangannya.

Two Way : Subwoofer, Midbass, Tweeter

Two Way Full Range : Subwoofer, Midbass, Full Range

Three Way : Subwoofer, Midbass, Midrange, Tweeter

Ketiga sistem tersebut pasti menggunakan tambahan yaitu : Head Unit, Amplifier / Monoblock, Processor, Kabel RCA, Kabel Power, Kabel Speaker

Dan yang terakhir : disetting dengan orang yang tepat. Ibarat makanan, gua harus temukan koki yang pas.

Sistem dimobil gua masih yang standard yaitu Two Way. Semua bermain active crossover, jadi bebas bisa copot gonta-ganti perangkat, dan kalau kedepannya mau main full range atau three way juga gampang. Jadi sistem dimobil gua terdapat : Head Unit, Amplifier, Monoblock, Processor, Subwoofer, Midbass, Tweeter, Kabel RCA, Kabel Power, Kabel Speaker, Sekring, Fuse Block, Ground Block, Kabel Fuse, Kabel Ground.

Subwoofer untuk memainkan frekuensi : <50 Hz (note bawah pada piano)

Midbass untuk memainkan frekuensi : 50 Hz – 3k Hz (suara manusia, bass guitar, dan kebanyakan alat musik)

Tweeter untuk memainkan frekuensi : 3k Hz – 20k Hz (cymbals, piccolo)

Sekarang gua mau memperkenalkan satu-satu perangkat yang gua pasang didalam mobil.

Head Unit
Power Amplifier
Monoblock
Processor
Subwoofer
Midbass
Tweeter
Kabel RCA Input
Kabel RCA Output
Kabel Power Accu - Fuse Block
Kabel Ground Accu - Fuse Block
Fuse Block
Ground Block
Kabel Speaker
Sekring & Fuse
Kabel Fuse - Amplifier & Monoblock
Kabel Ground - Amplifier & Monoblock

Dengan specs yang masih newbie sedemikian rupa, berikut ini hasil testing suaranya. Di tunning oleh salah satu toko audio di MGK.

Mari kita dengarkan 😀

La Mer

Terakhir belum di setting RTA secara tepat. Sekarang gua tinggal nunggu perangkat pada break-in. PR berikutnya adalah mengganti RCA Output dengan HH Interlude, pasang kabel power langsung ke Head Unit dan Processor, dan setting RTA dengan orang yang tepat.

Mau tahu kelanjutan kisahnya? Stay tuned yachh.. 😀

VH

  • Huahahaha ampun dech audio mobil mu masih bnyk pr? Yaudah sini aku bantu kerjain pr nya satu persatu

    sinthia tan

    September 17, 2015

  • Wkwkwkww.. Bantuin dalam doa yach beb..

    admin

    September 17, 2015

Leave a comment  

name*

email*

website

Submit comment